- Tidak sarapan pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi berkurang.
- Makan terlalu banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak, karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya, kemampuan kerja otak menurun.
- Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
- Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak, akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi lainnya, sehingga terjadi ketidakseimbangan zat gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
- Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak, sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
- Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat istirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu yang lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
- Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
- Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja teralu keras memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
- Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat utnuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak, dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
- Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektualdapat memacu efisiensi otak. Arangnya berkomunikais akan menyebabkan kemampuan intelektual otak adi kurang terlatih.






0 comments:
Post a Comment